Mitos-Mitos Yang Perlu Diketahui Seputar Kolesterol Tinggi

Meskipun teknologi sudah berkembang pesat, namun masih ada saja mitos-mitos keliru yang masih beredar di sekitar masyarakat. Salah satunya yaitu mitos mengenai penyakit kolesterol tinggi. Ada banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat dan diyakini adanya, tetapi ternyata hal itu memang sebuah mitos. Seperti yang kita ketahui, mitos itu tidak menunjukkan adanya kebenaran.

5 Mitos Mengenai Kolesterol Tinggi

Bagi Anda penderita kolesterol tinggi, mungkin Anda juga pernah mendengar mitos-mitos yang ada mengenai penyakit Anda tersebut. Apa sajakah mitos-mitos tersebut?

  1. Ada yang mengatakan jika ingin tetap sehat, maka konsumsilah makanan yang mengandung zero kolesterol. Ada banyak sekali produk makanan yang menawarkan zero kolesterol untuk Anda konsumsi setiap harinya. Namun, yang harus Anda ketahui yaitu meskipun makanan tersebut tidak mengandung kolesterol, bisa jadi makanan tersebut mengandung lemak trans atau lemak jenuh. Lemak tersebut juga bisa memicu penyempitan pembuluh darah, jadi, apa bedanya?
  2. Anda juga pernah mendengar bahwa untuk mencegah tingginya kadar kolesterol dalam darah, Anda harus menghindari makanan yang berlemak. Yang benar adalah hindari makanan yang memiliki lemak jenuh yang tinggi. Lemak yang tak jenuh dibutuhkan oleh tubuh seperti halnya kacang-kacangan, ikan salmon, ikan tuna, minyak zaitun, dan yang lainnya.
  3. Ada juga yang beranggapan bahwa anak-anak tidak perlu cek kolesterol. Namun, jika riwayat dalam keluarga yang memiliki penyakit kolesterol tinggi, maka akan lebih baik jika anak Anda diperiksa secara rutin pada usia 10 atau 12 tahun.
  4. Jika Anda memiliki kolesterol karena keturunan genetik, maka Anda juga perlu tahu bahwa Anda harus mengonsumsi obat penurun kolesterol seumur hidup, bukan untuk menormalkan kembali kadarnya saja. Hal ini dikarenakan jika penyakit keturunan tidak bisa disembuhkan begitu saja dan akan tetap ada seumur hidup.

Itulah mitos-mitos yang harus Anda buang jauh-jauh karena memang mitos tersebut tidak dibuktikan kebenarannya. Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, jangan lagi mengambil tindakan yang salah.

Related posts: