Membangun Komunikasi Dalam Keluarga

Untuk dapat membangun komunikasi dalam keluarga, maka jangan ada salah satu pihak yang jadi pendengar terus menerus. Kedua belah pihak harus saling berkomunikasi. Anda harus mendengar anak dan juga berbicara dengan anak, begitu juga sebaliknya. Dengan cara inilah maka anak-anak Anda akan dapat menyampaikan apa yang dirasakannya dengan baik. Anda sebagai orang tua pun juga bisa memahami anak-anak Anda dengan lebih dalam lagi. Maka akan terjalinlah sebuah hubungan yang baik dan harmonis dalam keluarga Anda. Karena memang dengan komunikasi yang baik maka keluarga Anda akan mempunyai ikatan yang kuat.

Cara Membangun Komunikasi Dalam Keluarga

Kesalahan paling besar yang sering dilakukan orang tua pada saat membangun komunikasi dalam keluarga adalah hanya anaknya saja yang mendengarkan orang tua. Masih banyak orang tua yang tidak mau mendengarkan anak-anaknya. Mereka masih berpikir bahwa mereka ingin menjalin komunikasi yang baik dengan anak mereka, maka mereka berasumsi bahwa mereka saja yang bisa ngobrol dengan anak-anaknya. Padahal untuk menjalin sebuah komunikasi dibutuhkan dua pihak dan tidak ada yang saling mendominasi. Karena itulah orang tua tidak boleh mendominasi dalam sebuah pembicaraan. Ada saat dimana anak Anda juga butuh didengarkan. Karena itulah mulai saat ini Anda sebagai orang tua harus mulai untuk lebih mendengarkan anak-anak Anda. Anda harus bisa meyakinkan anak Anda bahwa Anda tertarik dengan kejadian yang dia alami. Dengan cara inilah maka anak Anda akan semangat untuk ngobrol dengan Anda.

Memang dalam menjalin sebuah komunikasi diperlukan ketenangan dan kesabaran. Kedua hal tersebut merupakan kunci utama agar terjalin komunikasi yang lebih baik lagi. Karena itulah pada saat Anda menanyai anak Anda dan dia terdiam, maka jangan paksakan anak untuk berbicara. Berikanlah anak Anda waktu. Lalu, untuk membangun komunikasi dalam keluarga yang baik pun juga harus melibatkan diri Anda dengan anak-anak Anda. Anda harus tahu tentang dunia anak Anda. Hal ini merupakan slah satu bentuk yang efektif agar sebuah komunikasi dapat terjalin. Karena itulah orang tua pun juga harus dapat menempatkan dirinya dari perspektif anak Anda.

Related posts: